Asma’ bintu Abi Bakar radhiyallahu ‘anha

Nama lengkap beliau adalah Asma’ bintu Abi Bakar bin Abi Quhafah ‘Ustman bin ‘Amir bin Ka’b bin Lu’ay al Qurasyiyyah at Tamimiyah al Makkiyah. Seorang shahabiyah yang terkenal akan keilmuan dan ketaqwaannya. Beliau adalah putri shahabat terkasih Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, Abu Bakar Ash Shidiq. Saudari dari Ummul Mukminin Aisyah radhiyallahu ‘anha dan dari rahim beliau terlahir pejuang kaum muslimin Abdullah dan ‘Urwah bin Zubair, radhiyallahu ‘anhuma. Ibnu Ishaq menyatakan Asma’ adalah orang kedelapan belas yang masuk Islam di Mekah.

Wanita Pemilik Dua Ikat Pinggang

Torehan tinta emas mengukir kisah beliau dalam sejarah kaum Muslimin. Ketika peristiwa hijrah, perjuangan beliau patut diteladani. Diriwayatkan dari Aisyah radhiyallahu’anha, ketika itu Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan kepada Abu Bakar radhiyallahu’anhu, bahwa Allah Ta’ala telah mengizinkan beliau berhijrah. Maka Abu Bakar menyatakan  bersedia menemani bila Rasulullah mengizinkan. Dan Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam pun mengizinkan. Kemudian dipersiapkanlah bekal untuk keduanya dalam sebuah kantong, namun tidak ada tali untuk mengikatnya. Maka Asma’ pun membelah ikat pinggangya menjadi dua, sehelai ia pakai dan bagian yang lain untuk mengikat kantong bekal. Semenjak itulah beliau dijuluki Dzatun Nithaqain (Yang Memiliki Dua Ikat Pinggang). Selama tiga malam, Asma’ mengantarkan bekal untuk keduanya di Gua Tsur.  Adapun mengenai hijrahnya beliau dari Mekah ke Madinah, Ibnu Ishaq menyebutkan, Asma’ hijrah ke Madinah dalam keadaan hamil sembilan bulan dan menjadi muhajir pertama yang melahirkan di Madinah. Sungguh tercermin kesabaran dan kebesaran hati beliau dari peristiwa ini. Subhanallah.

Sosok Wanita yang Bijaksana dan Tabah

Beliau, Asma‘ radhiyallahu ‘anha adalah seorang ibu yang mendidik putranya dengan penuh kebijaksanaan. Beliau pernah berpesan kepada putra beliau, Abdullah bin Zubair radhiyallahu ‘anhuma,

“Wahai anakku, hiduplah sebagai orang yang mulia, dan gugurlah sebagai orang yang mulia pula. Janganlah kamu sampai jatuh dalam tawanan mereka.”

Dan ketika al Hajjaj Yusuf Ats Tsaqafi bersama pasukannya mengepung Abdullah bin Zubair di sekitar Masjidil Haram, Asma’ berkata kepada putranya,

” Demi Allah, sungguh aku belum ingin mati sebelum engkau mendapatkan satu dari dua hal. Engkau terbunuh kemudian aku sabar dan mengharap pahala dari Allah, atau Engkau menang sehingga aku pun senang.

Ketabahan beliau diuji lagi ketika al Hajjaj berhasil menaklukkan Abdullah bin Zubair dan pasukannya. Hajjaj kemudian menyalib beliau di atas bukit Tsaniyatul Wada’. Setelah peristiwa itu, dengan tangan berlumuran darah,  AL Hajjaj menemui Asma’ dan menawarkan kebaikan. Akan tetapi Asma’ menolak. Kemudian Asma berkata,

”Akan kusampaikan hadits yang kudengar dari Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau berkata,” Akan muncul Tsaqif seorang pendusta dan pembunuh yang haus darah, yang terakhir lebih jahat dari yang pertama.” Tentang si pendusta kami telah ketahui namnay, dan sedangkan si pembunuh itu tak lain menurutku adalah engkau!”

Asma berdo’a kepada Allah agar diberi kesempatan untuk mengurus jenazah putranya, maka Allah pun mengabulkan do’anya. Asma akhirnya memandikan putranya yang syahid itu, kemudian mengkafaninya, memberinya wewangian, lalu menyolatkannya dan menguburkannya.

Tak lama berselang dari peristiwa tersebut, Asma pun pulang ke hadapan Allah Jalla wa ‘Alaa. Inna lillahi wa inna ilaihi raaji’un. Berpulang sudah sosok shahabiyah yang tabah dengan meninggalkan segudang pelajaran berharga bagi wanita muslimah. Semoga Allah merahmati beliau.

Demikianlah kisah seorang wanita yang  tumbuh dalam cahaya nubuwah. Wanita tabah, Pemilik Dua ikat Pinggang, Asma’ binti Abi Bakar radhiyallahu ‘anha. Semoga kita mampu memetik buah dari kisah beliau di masa penuh fitnah ini. Barakallahu fiikunna.

[Ummu Zayd]

Diringkas dari Ibunda Para Ulama, Sufyan bin Fuad Baswedan.

2 Responses to Asma’ bintu Abi Bakar radhiyallahu ‘anha

  1. orenji heya says:

    Wah sekarang produktif yah upload artikelnya…bagus2 ^^. btw ada saran, gmn kalo blog ini diberi link agar bisa di share ke FB, Tweeter, Delicious, de el el…biar semakin tersebar artikelnya. sekian aja dulu. Keep on writing ukhtiy ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: