Di manakah Allah?

Saudariku yang semoga Allah Ta’ala senantisa menjagamu di setiap detik waktumu….

Tidak sedikit kita jumpai di antara saudari-saudari kita ketika ditanya dengan sebuah pertanyaan yang sangat mudah “Di manakah Allah?”, mereka masih menjawab “Allah ada di mana-mana”, “Allah ada di hatiku”, atau “Allah ada di pikiran orang yang sedang mengingat-Nya”.

Wahai Saudariku yang semoga Allah senantiasa memberimu hidayah… Lembaran yang sedang kau pegang ini mungkin sangat jauh tidak menarik dibandingkan majalah atau tabloid yang menceritakan profil-profil artis idola. Sehingga ketika ditanya “Di manakah artis A atau artis B tinggal?” dan pertanyaan semakna lainnya, dengan mantap keluar jawaban dari mulut mereka. Tetapi ketika pertanyaan tersebut diganti dengan “Di manakah Allah?” mereka mengawali jawaban dengan “ehmmmm….”, senyum-senyum, diam, dan ekspresi lainnya.

Oleh karena itu wahai Saudariku, tahanlah tanganmu sejenak untuk meletakkan lembaran ini di tempat semula. Sempatkanlah sejenak kedua matamu untuk membaca rangkaian-rangkaian huruf ini. Read more of this post

Ikutilah Keduanya dengan Benar

Saudariku yang semoga Allah Ta’ala merahmatimu, ketahuilah bahwasanya merupakan kewajiban bagi seorang muslim untuk berpegang teguh pada Al-Qur’an dan As-Sunnah. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman, yang artinya, “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali Allah dan janganlah kamu bercerai-berai.” (QS. Ali Imran: 103)
Yang dimaksud dengan tali Allah (hablullah) ini Read more of this post

Penyimpangan Terhadap Manhaj Rasulullah

Wajibnya mengikuti Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam

Wahai Saudariku -semoga Allah merahmatimu- ketahuilah hanya ada satu jalan yang akan mengantarkanmu kepada kenikmatan Islam karena Allah telah menetapkan keberuntungan dan kemenangan hanya untuk satu golongan saja. Allah berfirman, yang artinya,

“Dan barangsiapa yang menjadikan Allah dan rasul-Nya dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, maka sesungguhnya golongan (pengikut agama) Allah mereka itulah yang mendapat kemenangan.”(QS. Al Maidah: 56)

Sebagaimana juga firman Allah dalam QS. Ar Ruum: 31-32 dan masih banyak ayat-ayat lain dalam Al Qur’an. Terpecahnya umat menjadi beberapa golongan atau kelompok adalah Read more of this post

Mulia Dengan Membela Sunnah

Pernahkah kita membayangkan akan datangnya suatu masa di mana Islam mulai terpinggirkan, Al-Qur’an dan As-Sunnah mulai ditinggalkan? Ketika kita membuka mata dan melihat ke sekeliling kita, mungkin kita akan menyadari bahwa masa itu telah terbentang di hadapan kita. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda yang artinya:

Sesungguhnya Islam dimulai dengan keterasingan dan akan kembali asing sebagaimana awalnya, maka beruntunglah orang-orang yang asing (Al-Ghuraba’)” [Diriwayatkan oleh Muslim 2/175-176 -An-Nawawi] Read more of this post

Aku Bersaksi bahwa Muhammad adalah Utusan Allah

Mengenal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam
Siapakah muslimah yang tidak mengenal Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam? Tentulah semua muslimah mengenalnya. Bagaimana mungkin seorang muslimah tidak mengenalnya. Karena tidaklah seorang muslimah akan masuk surga dan selamat dari neraka kecuali dengan menempuh jalannya dan mengikuti petunjuknya. Tidaklah seorang muslimah mengenal Allah dan agama Islam kecuali dengan risalah yang dibawanya. Maka wajib bagi setiap muslimah untuk mengenal nasab (silsilah keturunan-ed) beliau, usia beliau, masa hidup beliau, wafat beliau, apa yang beliau sampaikan, negeri dan tempat hijrah beliau. Dan yang terpenting adalah mengetahui untuk apa beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam diutus.

Read more of this post

Jalan Kebenaran Hanya Satu

Saudariku…… Sering kali kita mendengar pepatah mengatakan ”…seribu jalan menuju Roma” atau ada lagi orang yang mengatakan bahwa semua agama itu sama, karena semua mengajarkan kebaikan dan tujuannya sama. Namun, hal ini tidak berlaku dalam urusan agama. Banyak sekali jalan-jalan, padahal sebenarnya hanya ada satu-satunya jalan yang akan membawa kita selamat sampai di tujuan. Read more of this post

Akidah yang Benar dan Akidah yang Salah, Tentu Berbeda!

Setiap hamba Allah perlu mengenal Rabb-nya. Kenapa? Karena seseorang tidak akan lepas dari tiga hal yang pasti ditanyakan dialam kubur nanti: siapa sesembahanmu, apa agamamu, dan siapa nabimu? Pertanyaan tersebut tidak begitu saja mudah untuk dijawab seperti menghapal pelajaran di sekolah atau di bangku kuliah. Tingkat keimanan seseorang berpengaruh terhadap mudah atau sulitnya seseorang menjawab ketiga hal tersebut. Sangat mengerikan apabila kita tidak mampu menjawabnya. Tentulah siksa akan disiapkan bagi orang-orang yang tidak dapat menjawab pertanyaan kubur dengan benar. Wa liyadzubillah (kita berlindung kepada Allah dari siksa tersebut).

Read more of this post

%d bloggers like this: